Jumat, 25 Agustus 2017

Manfaat Jambu Biji Bagi Kesehatan dan Kecantikan


Manfaat jambu biji yang paling utama adalah dari kandungan vitamin C nya. Jambu biji merupakan buah yang umum dijumpai di wilayah Asia. Berbentuk bulat dengan daging buah berwarna putih atau merah dan terdapat banyak biji-biji kecil didalam daging buahnya. Banyak nutrisi baik terkandung dalam jambu biji. Vitamin C yang terkandung pada sebuah jambu biji seberat 275 g , dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dua orang anak pada usia 13-20 tahun.
Kandungan Buah Jambu Biji
Tak heran jika jambu biji disebut “buah super.” Dibandingkan dengan jumlah yang sama pada buah nanas, jambu biji mengandung 30 kalori lebih banyak per porsi, 3 kali lipat protein dan memiliki serat 4 kali lebih besar. Berikut ini kandungan di dalam sebuah jambu biji :
manfaat jambu biji
  • vitamin A (21% dari nilai harian), yang penting untuk menjaga selaput lendir yang sehat dan kulit
  • folat (20%), bagus untuk wanita hamil untuk mencegah cacat tabung saraf.
  • Flavonoid termasuk beta karoten (inhibitor kanker)
  • lycopene, yang pada jambu biji merah muda telah ditemukan untuk melindungi kulit terhadap sinar UV dan membantu mencegah kanker prostat
  • lutein dan cryptoxanthin, kedua antioksidan
  • Kalium – Kandungan kalium ini sama seperti yang pada manfaat pisang dan penting terhadap denyut jantung serta regulator tekanan darah.
Jumlah zat penting lainnya dalam jumlah yang lebih kecil pada jambu biji, dapat disebutkan :
  • Asam pantotenat
  • Niasin
  • Vitamin B6 (pyridoxine)
  • Vitamin E dan K
  • Mineral magnesium
  • Tembaga
  • Mangan
  • Menanamkan dismutase enzim superoksida.
Manfaat Jambu Biji Untuk Kesehatan
Kandungan pada jambu biji diatas, memberikan manfaat jambu biji yang sangat baik untuk kesehatan seperti berikut :
1. Mengurangi Hipertensi
Manfaat jambu mencegah dari penebalan darah, sehingga mempertahankan fluiditas darah dan mengurangi tekanan darah. Jambu juga membantu mengurangi kolesterol dalam darah Penelitian telah menunjukkan bahwa bahan makanan yang kurang serat (seperti tepung halus) menambah tekanan darah, karena konversi cepat untuk gula. Jambu sangat kaya serat dan hipoglikemik sehingga efektif membantu menurunkan tekanan darah dan memicu kerja jantung lebih baik yang mencegah timbulnya gejala penyakit jantung.
2. Mengatasi Diabetes
Pada manfaat yang terkait dengan tekanan darah yang disebutkan di atas, asupan jambu biji juga dapat membantu pasien diabetes, seperti manfaat buah mengkudu. Tingginya kandungan serat dalam jambu biji membantu mengatur penyerapan gula oleh tubuh, yang memungkinkan untuk menurunkan insulin dan glukosa dalam tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi jambu biji dapat membantu mencegah munculnya diabetes tipe-2.
3. Menyehatkan Tiroid
Jambu merupakan sumber yang baik sebagai sumber zat tembaga, yang merupakan zat penting untuk mengatur metabolisme tiroid, yang membantu untuk mengontrol produksi hormon dan penyerapan. Kelenjar tiroid adalah salah satu kelenjar yang paling penting dalam tubuh untuk mengatur hormon dan fungsi sistem organ tubuh, sehingga jambu biji ini dapat membantu menyeimbangkan kesehatan fungsi tubuh.
4. Mengoptimalkan Penglihatan
Jambu merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin A seperti yang ditemukan pada manfaat wortel. Jambu biji dikenal sebagai booster kesehatan bagi penglihatan. Hal ini dapat membantu memperlambat munculnya katarak, degenerasi makula, dan kesehatan umum pada penglihatan mata. Tidak hanya mencegah terjadinya degradasi penglihatan, tapi menjaga penglihatan dimasa-masa penurunan kekuatan mata.
5. Mengobati Sembelit
Jambu biji adalah salah satu sumber terkaya dari serat makanan dalam hal buah. bagian bijinya, jika tertelan keseluruhan atau dikunyah, berfungsi sebagai obat pencahar. Kedua, sifat jambu biji tersebut, membantu pembentukan gerakan usus yang sehat dan membantu tubuh dalam mempertahankan air, dan benar-benar membersihkan usus.
Dikatakan bahwa sembelit dapat menyebabkan 72 jenis penyakit, sehingga bantuan dengan sembelit akan bermanfaat. Total kesehatan tidak dapat disangkal, yang dipengaruhi oleh pencernaan. Sering konsumsi jambu biji dapat memastikan kesehatan pencernaan, seperti yang ada di manfaat pepaya.
6. Mengatasi Diare
Senyawa astringents pada jambu biji, membuat perlindungan terhadap diare. Penyembuhan disentri dengan menghambat pertumbuhan mikroba dan menghilangkan lendir ekstra pada usus ini, dilakukan oleh astringents sebagai disenfektan serta anti bakteri yang bersifat alkali. Selain itu, nutrisi lainnya dalam jambu biji seperti vitamin-C, karotenoid dan kalium, memperkuat sistem pencernaan sekaligus desinfektan. Jambu biji juga bermanfaat dalam mengobati gastroenteritis untuk alasan yang sama dinyatakan di atas.
7. Sebagai obat demam dan batuk
Vitamin C yang kaya terkandung dalam jambu biji, ampuh mencegah infeksi dingin dan virus. Jus jambu dan rebusan daun jambu memberikan manfaat mengurangi lendir saat batuk. Sebagai disinfektan tenggorokan yang menghambat mikroba pada saluran pernapasan dan paru-paru.
Manfaat Jambu Biji Untuk Perawatan Kulit
Tidak hanya naik untuk menjaga kesehatan tubuh, namun jambu biji kaya akan zat astringents yang menghindari masalah kulit. Buah jambu biji yang telah masak, memiliki kandungan zat astringents lebih banyak, termasuk pada daunnya. Untuk mendapatkan manfaat ini, cukuo dengan memakan buahnya secara langsung atau dengan merebus buah dan daunnya terlebih dahulu.
Jambu biji akan mengencangkan daerah kulit yang kendur. Selain astringents, jambu biji sangat kaya vitamin-A, B, C dan potasium yang merupakan antioksidan yang baik untuk detiksifikasi. Menjaga kulit tetap bersinar dan bebas dari tanda-tanda penuaan dini, kerutan dan gangguan kulit lainnya.

Manfaat Jambu Biji Sebagai Menu Diet



Mengkonsumsi jambu untuk makan siang sebagai menu diet, mampu menahan rasa lapar sampai malam. Hal ini dikarenakan jambu biji mengandung serat yang kaya, sehingga mengikat makanan pada lambung. Protein, vitamin dan mineral pada jambu membuat perut lebih cepat kenyang tanpa kolesterol dan karbohidrat. Namun memang kekayaan nutrisi yang diserap oleh tubuh, menjaga metabolisme yang justru menaikkan berat badan.

Pemuda Donggo Berkreasi

IPMDB Panggung Dou Donggo

Oleh: Fadlin Guru Don

Mengingat nilai sosial budayapolitik dan hukum yang semakin bergeser diera globalisasi ini maka sangat perlu ada perhatian khusus kita bersama. Kerapkali terlihat gejolak dan penyakit sosial yang tidak mencerminkan budaya dan tradisi bangsa Indonesia asli yang terus merebak kehidupan masyarakat kita.
*
SAYA  melihat pergeseran nilai ini terjadi dimana-dimana, termasuk Kabupaten Bima, khususnya di kalangan masyarakat etnis Donggo. Bima misalnya, yang penah diistilahkan sebagai “Serambi Kiri Mekah” sepertinya tinggal kenangan. Juga Donggo yang dikenal dengan budaya dan tradisi bacaan Al Qur’an yang selalu terdengar di setiap rumah warga.
Belum lagi di acara-acara kerakyatan dan keagamaan seperti “Ngaji Jamak” atau “Ngaji Ndiha”, bahkan mereka menjadikan momentum seperti ini sebagai tempat adu nyali  siapa yang lebih mahir qira’at (membaca Qur’an dengan benar). Dengan demikian mereka bisa saling membenarkan satu sama lain. Itulah cara mereka dulu belajar.
Belajar ngaji adalah hal yang paling utama dan menjadi skala prioritas bagi Dou Donggo (etnis Donggo), sampai harus rela mencari guru ngaji di kampung lain. Cara berpikir mereka, agama adalah nomor satu dibandingakn dengan urusan duniawi karena urusan dunia cukup punya makan, pakaian dan tempat tinggal. Ya….! Mungkin mereka hanya mengandalkan hasil tani untuk menghidupi keluarga mereka.
Sebagai generasi penerus era ini, sejatinya budaya dan tradisi yang baik seperti ini tidak bisa dilupakan, justru harus menjadi kewajiban bersama untuk terus menjaga dan merawatnya.
Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin modern telah memberikan pengaruh yang sangat pesat dan signifikan terhadap degradasinya nilai-nilai budaya, tradisi dan kearifan lokal (lokal wisdom) masyarakat.
Ngaji adalah hal yang seolah tidak asyik lagi dipelajari oleh generasi Donggo hari ini. Padahal, guru ngaji ada dimana-dimana. Banyak sekali perbedaannya. Dulu murid yang mencari guru, sekarang justru guru yang mencari murid. Kenyataannya juga nihil ada yang mau. Sungguh kaki di kepala, kepala di kaki.
Saya kira inilah problem sosial generasi dan masyarakat kita yang sangat perlu mendapat perhatian serius kita semua. Sedikit saja kita diam maka dipastikan pemuda dan masyarakat kita akan tenggelam dimakan zaman.
**
Untuk menjawab semua itu, kami dari pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Donggo Bima (DPP-IPMDB), berdasar amanat Musyawarah Kerja (Muker) tanggal 1 Mei 2017 di Jakarta, mencoba mendesain dan merancang beberapa program kerja dan beberapa rekomendasi lain yang sifatnya jangka pendek, menengah dan dan jangka panjang. Sasarannya, baik untuk pelajar, mahasiswa dan keluarga Donggo yang ada di Jakarta maupun program-program kerja untuk masyarakat Donggo di daerah-daerah.
Falsafah dan jiwa IPMDB “Ladjnah Amar Ma’ruf Nahi Munkar” yang berasaskan Qur’an dan Hadits yang berbentuk organisasi pengkaderan. Sesuai falsafah dan jiwa IPMDB itu, maka ada program khusus di bidang keagamaan/kerohaniaan dan pengkaderan yang kami canangkan. Diantaranya, pembinaan Qira’at (baca Al Qur’an yang benar), pengajian bulanan dan pembinaan keagamaan lainnya untuk pelajar, mahasiswa dan keluarga besar Donggo.
Juga, yang tidak kalah pentingnya adalah amal-amal jariyah lain, seperti pengelolaan zakat fitrah dan zakat mal, Qurban Bersama, buka puasa bersama dan Halal Bihalal. Tujuannya, meningkatkan khasanah keharmonisan dan rasa persatuan keluarga besar Donggo.
Kegiatan kajian intensif dan latihan dasar kepemimpinan pun merupakan program utama kami demi pengembangan intelektualitas kader. Selain itu, Open House IPMDB yang direncanakan dengan tempat yang dikondisikan. Bisa di Jakarta, bisa daerah lain dengan tujuan untuk memperkenalkan IPMDB di seluruh nusantara.
IPMDB mencoba menggagas pogram dan sekumpulan rekomendasi khusus untuk masyarakat Donggo di daerah dengan membangun kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bima dan pemerintah daerah agar melakukan safari-safari keagamaan, seperti ceramah agama antarkampung, memfasilitasi dan menyuplai Al Qur’an di desa-desa yang ada di Donggo Bima.
Melihat kondisi sosial kemasyarakatan yang sudah sangat kritis, terkhusus rusaknya moral siswa dan pemuda maka kita punya tanggungjawab bersama untuk menyelamatkannya.
Narkoba bukan hal yang tak hanya didengar namanya tetapi sudah menjadi menu khasiat generasi muda hari ini. Dulu mungkin hanya diberitakan oleh media-media di kota-kota saja tetapi sekarang sudah menjalar sampai ke desa-desa.
Misalnya, tramadol sudah menyobek akhlak pemuda-pemudi Donggo, bahkan sudah menjadi konsumsi sehari-hari layaknya rokok. Untuk menyelamatkan mereka, sejatinya nurani kita harus terpanggil untuk membumihanguskan barang haram ini.
Sebagai wujud hubungan langsung DPP-IPMDB dengan tanah lahir, maka pengurus mengusulkan program-program bakti sosial yang nantinya akan melibatkan seluruh elemen masyarkat, pemerintah maupun lembaga-lembaga terkait untuk melakukan seminar dan penyuluhan Narkoba. Tujuannya semata-mata untuk memberikan edukasi kepada siswa, pemuda dan masyarakat Donggo tentang bahaya Narkoba.
IPMDB sebagai “kedai” perjuangan bersama, memiliki fungsi sebagai kendaraan atau lokomotif social movement (pergerakan sosial) khusus untuk memperjuangkan hak-hak dan martabat orang Donggo. Kami akan terus melakukan studi dan analisa kondisi kekinian daerah dalam bidang pembangunan, baik pendidikan, sosial budaya maupun politik dan hukum sebagai wujud empati dan rasa peduli terhadap tanah Donggo tercinta.
Persoalan  hukum masyarakat Donggo adalah hal yang juga sangat urgen untuk diperhatikan. Ini mengingat pemahaman masyarakat tentang hukum beranekaragam dan sangat tergantung pada apa yang diketahui dari pengalaman yang dialaminya. Potensi dan perkembangan orang Donggo dibidang hukum dan kepengacaraan semakin pesat. Sehubungan dengan itu, Bidang Hukum dan Advokasi Publik DPP-IPMDB akan mengadakan Penyuluhan Pendidikan Hukum (legal education)yang nantinya akan berkolaborasi dengan Lembaga Adat  dan Syariat Donggo (LASDO) Bima. Dengan demikian, masyarakat akan lebih paham dan sadar hukum, serta mengenal nilai-nilai budaya dan tradisi leluhurnya. Sehingga, masyarakat menjadi patuh tanpa paksaan dan menjadikan hukum sebagai suatu kebutuhan dalam bermasyarakat. Selajutnya, melakukan advokasi, pendampingan serta pembelaan hukum kepada anggota masyarakat Donggo yang mendapat masalah dan persoalan-persoalan hukum, sehingga mereka terselamakan dari kriminalisasi-krimanalisasi hukum.Sedangkan untuk menumbuhkan bakat dan minat kader dibidang enterpreneuship(kewiausahaan), DPP-IPMDB juga merencanakan program-program kreatif. Antara lain, koperasi bersama, pengembangan kuliner khas Bima, mendirikan mini market yang siap menyuplai kebutuhan Sembako keluarga Donggo di Jakata dan sekitarnya. Juga, seminar dan pelatihan kewirausaahan dengan menghadirkan pengusaha-pengusaha hebat untuk berbagi pengalaman mereka, sehingga generasi Donggo mendapat inspirasi dan motivasi di dunia usaha.***
DPP-IPMDB di bawah pimpinan Drs. Muchtar, M.Pd, yang memiliki segudang pengalaman dan relasi, saya percaya semua program-program yang digagas ini dapat direalisasikan. Prospektif dan harapan besar saya ke depan, nilai budaya gotong royong(kasama weki) dari para leluhur bisa kita tumbuhkan dan kembangkan lewat kerjasama yang baik oleh kita semua agar program-program ini benar-benar terwujud.
Sebagai kalimat penutup saya ingin katakana; “Jangan pernah merasa malu mengaku orang Donggo karena orang Donggo tidak malu-maluin”. Katakanlah sekarang bahwa “AKU BANGGA JADI ORANG DONGGO”(*)

)* Penulis adalah Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Donggo Bima (DPP-IPMDB).

Generasi Mujizat Masa Depan

   Oleh: Muh. Fiqriawansyah Orang bilang kami generasi kebebasan Pola hidup hedonisme Warna sosial kebaratan Budaya modern yang lupa da...